Potret ekonomi Kalimantan Barat pada Triwulan I 2026: laju pertumbuhan (LPE), ukuran ekonomi (PDRB), dan pendapatan per kapita.
Sektor pertanian, kehutanan, dan pertambangan masih menjadi penopang utama perekonomian Kalbar.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
Tiga cara membaca denyut ekonomi triwulanan Kalbar — Y-on-Y (dibanding triwulan sama tahun lalu), Q-to-Q (gerak antar-triwulan), dan C-to-C (kumulatif sejak awal tahun).
perkembangan nilai tambah barang dan jasa suatu wilayah pada tahun tertentu terhadap nilai tahun sebelumnya yang dihitung berdasarkan produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan
Pertumbuhan yang positif menunjukkan adanya kenaikan produksi barang dan jasa akhir, Sebaliknya, pertumbuhan negatif menunjukkan kontraksi/penurunan produksi. Pertumbuhan melambat diartikan jika pertumbuhan periode t lebih kecil dari pertumbuhan periode t-1
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Dalam analisis tren historis jangka panjang, terlihat bahwa ekonomi Kalimantan Barat mengalami fluktuasi yang signifikan. Rata-rata historis pertumbuhan ekonomi sebesar 3,82% menunjukkan bahwa secara umum, ekonomi daerah ini tumbuh, namun dengan kecepatan yang bervariasi. Titik terendah sebesar -4,31% pada Triwulan III 2020 menunjukkan dampak negatif dari faktor-faktor eksternal, kemungkinan terkait dengan pandemi COVID-19. Sementara itu, titik tertinggi sebesar 10,81% pada Triwulan II 2021 menunjukkan kemampuan ekonomi daerah untuk pulih dan tumbuh dengan cepat. Perubahan arah yang penting terjadi pada Triwulan II 2021, di mana pertumbuhan ekonomi naik secara signifikan setelah mengalami penurunan pada tahun-tahun sebelumnya. Pola akselerasi dan deselerasi terkini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat cenderung stabil, dengan fluktuasi yang relatif kecil dibandingkan dengan rata-rata historis. Pada Triwulan I 2025, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,00% menunjukkan bahwa ekonomi daerah ini berada pada jalur yang relatif stabil, dengan sedikit peningkatan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Dalam konteks jangka panjang, penting untuk memantau dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah ini untuk memastikan keberlanjutan dan stabilitas ekonomi Kalimantan Barat.
Kontribusi tiap lapangan usaha terhadap pertumbuhan ekonomi Kalbar. Angka andil dihitung dari PDRB ADHK (angka turunan, bukan rilis resmi BPS).
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
Laju pertumbuhan ekonomi tahunan Kalimantan Barat dibandingkan Nasional, 2015–2025.
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Dalam analisis tren historis jangka panjang, terlihat bahwa ekonomi Kalimantan Barat mengalami fluktuasi yang signifikan. Rata-rata historis pertumbuhan ekonomi sebesar 3,82% menunjukkan bahwa secara umum, ekonomi daerah ini tumbuh, namun dengan kecepatan yang bervariasi. Titik terendah sebesar -4,31% pada Triwulan III 2020 menunjukkan dampak negatif dari faktor-faktor eksternal, kemungkinan terkait dengan pandemi COVID-19. Sementara itu, titik tertinggi sebesar 10,81% pada Triwulan II 2021 menunjukkan kemampuan ekonomi daerah untuk pulih dan tumbuh dengan cepat. Perubahan arah yang penting terjadi pada Triwulan II 2021, di mana pertumbuhan ekonomi naik secara signifikan setelah mengalami penurunan pada tahun-tahun sebelumnya. Pola akselerasi dan deselerasi terkini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat cenderung stabil, dengan fluktuasi yang relatif kecil dibandingkan dengan rata-rata historis. Pada Triwulan I 2025, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,00% menunjukkan bahwa ekonomi daerah ini berada pada jalur yang relatif stabil, dengan sedikit peningkatan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Dalam konteks jangka panjang, penting untuk memantau dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah ini untuk memastikan keberlanjutan dan stabilitas ekonomi Kalimantan Barat.
perkembangan nilai tambah barang dan jasa suatu wilayah pada tahun tertentu terhadap nilai tahun sebelumnya yang dihitung berdasarkan produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan
Pertumbuhan yang positif menunjukkan adanya kenaikan produksi barang dan jasa akhir, Sebaliknya, pertumbuhan negatif menunjukkan kontraksi/penurunan produksi. Pertumbuhan melambat diartikan jika pertumbuhan periode t lebih kecil dari pertumbuhan periode t-1
Struktur ekonomi Kalbar menurut lapangan usaha. Share dihitung dari PDRB ADHB (angka turunan, dapat berbeda tipis dari tabel distribusi rilis BPS).
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
Lapangan usaha dengan pertumbuhan (Y-on-Y) tercepat dan yang paling tertinggal, per triwulan di Kalimantan Barat.
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
Sisi pengeluaran PDRB Kalbar: seberapa besar porsi tiap komponen (distribusi) dan seberapa cepat tumbuh (laju Y-on-Y).
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
Disparitas laju pertumbuhan ekonomi antar kabupaten/kota di Kalimantan Barat (data tahunan s/d 2025).
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Dalam analisis tren historis jangka panjang, terlihat bahwa ekonomi Kalimantan Barat mengalami fluktuasi yang signifikan. Rata-rata historis pertumbuhan ekonomi sebesar 3,82% menunjukkan bahwa secara umum, ekonomi daerah ini tumbuh, namun dengan kecepatan yang bervariasi. Titik terendah sebesar -4,31% pada Triwulan III 2020 menunjukkan dampak negatif dari faktor-faktor eksternal, kemungkinan terkait dengan pandemi COVID-19. Sementara itu, titik tertinggi sebesar 10,81% pada Triwulan II 2021 menunjukkan kemampuan ekonomi daerah untuk pulih dan tumbuh dengan cepat. Perubahan arah yang penting terjadi pada Triwulan II 2021, di mana pertumbuhan ekonomi naik secara signifikan setelah mengalami penurunan pada tahun-tahun sebelumnya. Pola akselerasi dan deselerasi terkini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat cenderung stabil, dengan fluktuasi yang relatif kecil dibandingkan dengan rata-rata historis. Pada Triwulan I 2025, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,00% menunjukkan bahwa ekonomi daerah ini berada pada jalur yang relatif stabil, dengan sedikit peningkatan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Dalam konteks jangka panjang, penting untuk memantau dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah ini untuk memastikan keberlanjutan dan stabilitas ekonomi Kalimantan Barat.
perkembangan nilai tambah barang dan jasa suatu wilayah pada tahun tertentu terhadap nilai tahun sebelumnya yang dihitung berdasarkan produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan
Pertumbuhan yang positif menunjukkan adanya kenaikan produksi barang dan jasa akhir, Sebaliknya, pertumbuhan negatif menunjukkan kontraksi/penurunan produksi. Pertumbuhan melambat diartikan jika pertumbuhan periode t lebih kecil dari pertumbuhan periode t-1
PDRB per kapita kabupaten/kota di Kalimantan Barat — atas dasar harga berlaku (ADHB) dan konstan (ADHK), data tahunan s/d 2025.
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.