Pertumbuhan penduduk yang konsisten menjadi fondasi pembangunan ekonomi dan sosial daerah.
banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama satu tahun atau lebih dan/atau mereka yang berdomisili kurang dari satu tahun tetapi berniat menetap
Semakin tinggi angka semakin banyak jumlah penduduk.
IPM Kalimantan Barat terus meningkat, mencerminkan perbaikan kualitas hidup di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
indeks komposit yang mengukur pembangunan manusia dari tiga aspek dasar, meliputi umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup
Nilai IPM berkisar antara 0 sampai dengan 100. Angka IPM memberikan gambaran komprehensip mengenai tingkat pencapaian pembangunan manusia sebagai dampak dari kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh suatu negara/daerah. Semakin tinggi nilai IPM suatu negara/daerah, menunjukkan pencapaian pembangunan manusianya semakin baik. Capaian IPM di suatu wilayah dapat dikelompokkan menjadi empat kategori: Rendah: IPM < 60, Sedang: 60 <= IPM < 70, Tinggi: 70 <= IPM < 80, Sangat tinggi: IPM >= 80
Terdapat kesenjangan signifikan IPM antarwilayah — dari kota dengan IPM tinggi hingga kabupaten terpencil yang membutuhkan perhatian khusus.
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
Tren Komparasi IPM seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
PDRB Kalimantan Barat atas dasar harga berlaku terus meningkat didukung sektor pertanian, pertambangan, dan perdagangan.
perkembangan nilai tambah barang dan jasa suatu wilayah pada tahun tertentu terhadap nilai tahun sebelumnya yang dihitung berdasarkan produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan
Pertumbuhan yang positif menunjukkan adanya kenaikan produksi barang dan jasa akhir, Sebaliknya, pertumbuhan negatif menunjukkan kontraksi/penurunan produksi. Pertumbuhan melambat diartikan jika pertumbuhan periode t lebih kecil dari pertumbuhan periode t-1
Kontribusi tiap lapangan usaha terhadap pertumbuhan ekonomi Kalbar. Angka andil dihitung dari PDRB ADHK (angka turunan, bukan rilis resmi BPS).
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
Struktur ekonomi Kalbar menurut lapangan usaha. Share dihitung dari PDRB ADHB (angka turunan, dapat berbeda tipis dari tabel distribusi rilis BPS).
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
Dinamika inflasi bulanan di wilayah Kalimantan Barat dan perbandingan dengan tingkat nasional.
Pergerakan inflasi tahunan, bulanan, dan sejak awal tahun tiap kelompok pengeluaran — pilih kelompok dan wilayah untuk melihat detail.
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
Kontribusi tiap kelompok pengeluaran terhadap inflasi bulanan (MtM) Kalimantan Barat — data hingga April 2026.
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
Persentase penduduk miskin Kalimantan Barat terus menurun, meski masih di atas rata-rata nasional.
bagian dari populasi penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri dan memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan
Semakin besar nilai, maka semakin besar persentase penduduk miskin
Indeks kedalaman (P1) dan keparahan (P2) kemiskinan Kalimantan Barat dibandingkan level nasional — data tahunan Maret, dilengkapi semesteran September untuk Kalimantan Barat.
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
angka yang menggambarkan rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan
Rasio Gini mengukur ketimpangan pengeluaran penduduk Kalimantan Barat dibandingkan level nasional — data tahunan 2011–2025, tanpa data semesteran.
Analisis komparasi belum tersedia untuk seksi ini.
Analisis tren belum tersedia untuk seksi ini.
TPT Kalimantan Barat menunjukkan tren penurunan, dengan variasi antarwilayah yang perlu perhatian.
Sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi Kalimantan Barat, menyerap mayoritas tenaga kerja di pedesaan.